Minggu, 20 Maret 2016
Hanya Do'a
~Hanya Do'a~
Saat ini, hanya untaian do'a yang kan tetap mempertemukan, dalam hening meski hanya sekadar untuk menyapa.
Lewat lantunan do'a dalam munajat, tak banyak harap untuk segera tertunai, tak banyak pula ingin yang hendak terwujud.
Menyadari kini yang ada hanya sua tanpa rasa, rasa yang dahulu pernah mewarnai kebersamaan.
Rasa yang kini telah pergi bersama guliran waktu dan tak akan pernah kembali.
Rasa yang kini hanya menyisakan sekotak kenangan dalam lembaran kusam, namun tak lekang untuk di pandang bahkan untuk di singgahi dalam bayang.
Rasa, rasa, rasa yang kini tak ada lagi meski hanya sebaris.
Kini, hanya satu kekuatan agar sua tak lagi hambar, kebersamaan tak lagi mencipta gigil.
Lewat do'a, menyapa untuk sekadar menuai rindu akan rasa yang tak mungkin kembali.
Hanya do'a yang kan tetap menyatukan saat hati tak mampu hadir meski raga bersanding.
Amin Nur Kholis
Penajam, 15 Maret 2016 || 19.00 WITA
Malam yang hening
Minggu, 06 Maret 2016
Sebait Asa
Sebait Asa
Oleh : Amin Nur Kholis
Kalau kamu merasa sakit, kenapa kamu terus memilih menjauh? Jauh sekali, sehingga jarak tak lagi tampak oleh sepasang mata.
Kalau kamu merasa sempit mengapa hatimu terus kauhimpit dengan seonggok prasangka? Hingga menjeratmu lalu memenjarakanmu dalam kebencian.
Lepaslah!
Lepaskan mereka, meski berat dan menghabiskan segenap tenagamu. Bahkan lembaran pikiran yang kau susun.
Lepaskanlah segenap prasangka, gantilah ia dengan cinta.
Cinta yang dulu pernah ada yang pernah menghadirkan canda berhiaskan senyum berbuahkan bahagia.
Lepaskan segenap kebencian yang pernah tergores, meski luka tak mampu berhenti menganga.
Kembalilah mencinta, menebar kasih sayang, hingga kemanisan bukan sekadar impian. Keharmonisan tak sekadar harapan.
Penajam, 27 Februari 2016 || 17.30 WITA
Langganan:
Postingan (Atom)