Sabtu, 17 Oktober 2015

Hanya Seuntai Do'a

Hanya Seuntai Do'a Oleh : Amin Nur Kholis 45 tahun sudah kau arungi kehidupan Di dunia yang penuh kepalsuan ini Kebahagiaan yang setitik Bak setetes air dari luasnya samudera Maaf, Aku tak memberimu sebungkus hadiah Tak mengucapkan selamat ulang tahun Juga tak memberimu seloyang kue tart Aku tak tahu, Bagaimana mengungkapkan cintaku padamu Meluapkan kasih sayangku untukmu Aku tak seperti mereka Yang mampu memeluk ayah dan bunda Mendekap hangat dalam kasihnya Mengungkap dengan lantang " Ayah, Bunda, aku sayang kalian " Aku tak terbiasa seperti itu Aku hanya mampu mematuhi setiap petuahmu Mengungkap kasih dalam Do'a Di sisa usiamu, Aku ingin berbakti padamu Bukan dengan materi Bukan juga dengan kemewahan Hanya dengan kepatuhanku Dan seuntai do'a untukmu Bukankah waladun sholih Yang akan menjadi temanmu di sisi-Nya kelak? Bukan harta dan kemewahan? Ibu, Terimakasihku untukmu Kau telah memberikanku segudang pelajaran Tentang kesabaran, ketabahan, dan pengokohan hati Tentang arti kasih sayang yang sesungguhnya Tentang arti cinta yang sebenarnya Terimakasihku untukmu Kau telah merawat kami anak-anakmu Dengan penuh kasih sayang Dengan ketulusan cinta tanpa pamrih Ibu, Hanya do'a yang dapat kami lantunkan untukmu Seuntai do'a, agar Allah memberikanmu kebahagiaan Allah senantiasa mencurahkan kasih sayang-Nya untukmu Allah senantiasa membimbingku Untuk terus berbakti kepadamu Hingga kelak kau bertemu dengan-Nya Allah yang memiliki setiap jiwa Penajam, 12 Oktober 2015 Barakallahu fi umrik Ummi, I Love U

Tidak ada komentar:

Posting Komentar